Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi Pasal 2 menetapkan bahwa Standar Nasional Pendidikan Tinggi terdiri atas: (a) Standar Nasional Pendidikan, (b) Standar Nasional Penelitian, dan (c) Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat. Standar Nasional Pendidikan, Standar Nasional Penelitian, dan Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat merupakan satu   kesatuan yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (P4) adalah unit yang bertugas melakukan kajian, pengembangan dan inovasi pada bidang pendidikan dan pembelajaran untuk membantu fakultas dan program studi dalam menyelenggarakan proses akademik yang memenuhi standar nasional pendidikan. Luas lingkup yang menjadi tanggung jawab P4 sesuai standar nasional Pendidikan tinggi adalah: (a) standar kompetensi lulusan, (b) standar isi pembelajaran, (c) standar proses pembelajaran, dan (d) standar penilaian pembelajaran.

Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan. Standar kompetensi lulusan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi pembelajaran, standar proses pembelajaran, standar penilaian pembelajaran, standar dosen dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana pembelajaran, standar pengelolaan pembelajaran, dan standar pembiayaan pembelajaran. P4 UMSurabaya dalam menyusun perencanaan dan program kerjanya adalah melakukan kajian, pengembangan dan inovasi sebagai bahan masukan bagi perbaikan penyelenggaraan proses akademik yang dilakukan fakultas dan program studi mengacu pada standar nasional Pendidikan tinggi. Program kerja P4 disusun dengan memperhatikan skala prioritas hasil analisis kebutuhan (needassessment) pada bidang pendidikan. Program kerja ini juga bersifat tentatif oleh sebab itu masih terbuka untuk penambahan dan pembatalan sesuai dengan kebutuhan lainnya.