Review Rekonstruksi Kurikulum Berbasis OBE-MBKM pada tingkat Prodi di UMSurabaya

LP3 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) sukses menyelenggarakan Review Rekonstruksi Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) terintegrasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

Kegiatan ini diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) Rekonstruksi Kurikulum pada 16 Juni 2021 dengan narasumber Dr. Ir. Syamsul Arifin, MT (Tim ahli Kurikulum dan pembelajaran Direktorat Pembelajaran & Kemahasiswaan Kemenristek DIKTI). Kegiatan ini dihadiri oleh 25 orang yang terdiri dari Rektorat, Kepala Biro/Lembaga/UPT, Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi, Sekprodi, dan dosen tim MBKM.

Pada kegiatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik UMSurabaya Dr. M. Ridlwan, M.Pd. menyampaikan

“MBKM merupakan sebuah tantangan dan cita-cita mulia dunia pendidikan Indonesia. Oleh sebab itu perlu penyempurnaan kurikulum dan semua pihak harus menyesuaikan pembelajaran agar bisa selaras dengan kurikulum MBKM”

Pasca terlaksananya FGD Rekonstruksi Kurikulum, LP3 menindaklanjuti hasil FGD melalui review kurikulum prodi secara daring yang dimulai tanggal 28 Juli 2021 hingga berakhir tanggal 28 Agustus 2021. Kegiatan ini diikuti oleh 21 prodi non kesehatan yang bersentuhan langsung dengan program-program BKP-MBKM.

Setiap kegiatan diikuti oleh Kaprodi, sekprodi, Unit Penjaminan Mutu Prodi, dan seluruh dosen-dosen prodi dengan dipandu oleh LP3 dan reviewer dari tim MBKM UMSurabaya. Kegiatan ini menitikberatkan rekonstruksi kurikulum yang berbasis Output Based Orientation (OBE) dan implementasi program-program MBKM.

OBE menjadi hal penting karena berupa pendekatan yang menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran secara inovatif, interaktif, dan efektif sehingga berpengaruh pada keseluruhan proses pendidikan dari rancangan kurikulum, perumusan tujuan dan capaian pembelajaran, strategi pendidikan, rancangan metode pembelajaran, prosedur penilaian, dan lingkungan atau ekosistem pendidikan.

Dengan suksesnya kegiatan ini diharapkan UMSurabaya mampu menjawab tantangan pengembangan kurikulum yang dinamis.